Header Ads

Unlimited Hosting WordPress Developer Persona

Dua Juta Perantau Pulang Basamo

Dampak pulang basamo warga perantau ke ranah Minang cukup besar. Lebih dua juta perantau pulang kampung Idul Fitri ini. Po­tensi besar ini harus dikelola maksimal jika tak ingin jadi mubazir. Transformasi dan spirit kerja keras lebih utama daripada “mem­beri” ikan bagi anak nagari.
Lebaran selalu menjadi momen penting bagi para perantau Minang. Hanya pada saat Lebaran itulah mereka dapat pulang ke kampung halamannya, berkumpul de­ngan seluruh sanak saudara. Melupakan sejenak hiruk pikuk hidup di kota.
Mudik tak hanya dilakoni mereka yang berhasil “menji­nakkan” ibukota, lalu pulang dengan mobil keren dan membawa uang banyak. Se­bab mereka yang hidup pas-pasan, juga punya keinginan yang sama. Membanting tulang mengumpulkan uang selama setahun. Kemudian pulang kampung menikmati liburan bersama keluarga saat Lebaran.
Masyarakat di kampung juga demikian, tak terkira senangnya hati ketika dun­sanak pulang kampung. Ru­mah dibersihkan, bila perlu dicat supaya indah. Kue Lebaran aneka rasa juga menanti. Cerita dan tawa pun mengalir seiring angin bertiup.
Pada Lebaran tahun ini, lebih dari 2 juta perantau diperkirakan akan pulang kampung ke Ranah Minang. Estimasi itu muncul dari  jumlah perantau yang pulang sejak tiga tahun terakhir di masing-masing nagari. Perantau terbanyak pulang kampung setiap tahunnya berasal dari Kabupaten Tanah Datar, seperti Rao-rao dan Lintau, Padang Pariaman, dan Agam. Selengkapnya >>>

No comments

Powered by Blogger.